Abi Kaswani :Kami telah Tunaikan Kewajiban Lakukan Penyiraman Secara Rutin Pagi, Siang Dan Malam

BATANGHARI LEKO, Abi Kaswani sebagai penanggung jawab kontrak penyiraman jalan untuk penanggulang pencemaran debu angkutan batubara di sepanjang jalan desa pangkalan Bulian kecamatan Batanghari Leko saat dikonfirmasi Jum’at ( 15/9/2023) Via Hp, sesuai kontrak dengan PT. MMJ melakukan penyiraman di sepanjang jalan desa melakukan langkah-langkah antisipasi dan rutin melakukan penyiraman , sehingga dampak debu batubara dapat di minimalisir.

Lanjut aswani, dalam menjalankan tugasnya kami secara rutin melakukan penyiraman tiga kali sehari mulai pagi, siang dan malam dan akan terus dilakukan. Dan rutin dilaksanakan tiap hari.

“Untuk penyiraman sepanjang jalan kita lakukan rutin bahkan malam pun armada kami tetap melakukan penyiraman namun kami akui sudah beberapa hari ini armada kami tebenam dijalan jadi sedikit terhambat namun sudah kami upayakan dan sudah dapat berjalan normal,” Katanya

Sebagai informasi, Status saya di PT MMJ adalah Jasa keamanan dan jasa penyiraman di zona 2, ada 5 armada, untuk sekarang 4 Operasi, 1 dalam perbaikan akibat insiden, namun dalam waktu dekat akan kembali operasi 5 kendaraan lagi.

Untuk Kapasitas 22 Ribu, untuk jarak per kendaraan 6 KM, dan juga dilakukan penyiraman malam, itu juga dapat di katakan di wilayah pangkalan Bulian saja.

Sesuai kesepakatan dengan PT.MMJ dengan kontrak penyiraman dan ini sudah kami lakukan sesuai dengan berita acara bahkan lengkap dengan laporan penyiraman setiap harinya mulai jam penyiraman.” Kita tidak akan melanggar kesepakatan yang telah disepakati untuk penyiraman tidak ada kendala secara terus menerus dilakukan,”apalagi ini bukan saja tempat saya bekerja, saya memiliki tanggung jawab moral karena yang saya siaram itu tempat dusun saya sendiri Pungkasnya

Sementara Humas P.T. MMJ Yetno saat dikonfirmasi mengatakan Memang ada keterlambatan penyiraman, tidak menutup kemungkinan hal itu juga disebabkan sumber air yang di gunakan kan selama ini kering sehingga harus mencari sumber air lainnya yang cukup jauh dari lokasi,” memang ada juga kendala dilapangan dimana sumber air yang biasa kita ambil mulai kering tentunya kita akan mencari tempat lain dan inilah sedikit membuat keterlambatan penyiraman,” Pungkasnya

Baca Juga :  Pj Bupati Apriyadi Bareng Istri Keliling Sekayu Saat Lebaran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *