Ludes Tiada Sisa, Akibat Ganasnya Amukan Si jago merah Melalap Rumah Warga Desa Tempirai Selatan

AQJ news com
Rumah yang terletak didusun 1 (satu) Desa Tempirai selatan kecamatan Penukal Utara kabupaten Penukal abab Lematang Ilir PALI, Ludes terbakar tiada sisa akibat ganasnya amukan si jago merah.

Pristiwa tersebut terjadi pukul 09:00 ketika sang pemilik rumah Efriyanti (38) sedang pergi untuk menjajakan ikan dagangannya hasil tangkapan disungai oleh keluarga kami ungkap Edi selaku kakak kandung korban pada Senin (8/4/2024).

Karena dari semalam mereka berdua bertengkar pertengkaran mengancam untuk membakar rumah apabila tidak menuruti perintahnya.

Selain itu didalam rumah ini ada terdapat banyak bensin, dikarenakan pemiliknya menjual minyak eceran dan dembako kecil kecilan,

Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini namun dapat dipastikan kerugian mencapai ratusan juta rupiah akibat peristiwa ini.
Untuk itu kami berharap kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah agar dapat membantu meringankan beban yang dialami oleh keluarga kami saat ini Sementara itu, Kapolsek Penukal Utara IPTU Fredy Franse Triwahyudi SH menbenarkan kronologis peristiwa tersebut.

Terjadi keributan antara Efriyanti dengan suaminya yakni Tamrin bin Basri, kemudian setelah usai cek cok tersebut. Efriyanti pergi meninggalkan suaminya yang masih di dalam rumah untuk berjualan ikan.

Berdasarkan keterangan para saksi tidak lama berselang suami korban pergi juga meninggalkan rumah tersebut.
pada saat suami korban pergi meninggalkan rumah tiba-tiba di dalam rumah tersebut api sudah membesar membakar rumah.

saksi Sukmawati dan Abri berteriak dan meminta tolong kepada warga yang lainnya untuk memadamkan api.
Namun tidak berhasil karena didalam rumah tersebut terdapat minyak bensin jualannya sehingga inilah yang memicuh api membesar.

IPTU Fredy Franse Triwahyudi SH dan personil Polsek Penukal Utara bergerak cepat menujuTempat Kejadian Perkara (TKP), memasang garis police line,
Informasi yang dihimpun sementara berdasarkan keterangan para saksi-saksi serta pemilik rumah.

Baca Juga :  Sigap Damkar Sungai Keruh Padamkan Api Rumah Milik Ependi

Dugaan sementara kejadian tersebut disengaja oleh suami korban Thamrin berdasarkan keterangan saksi-saksi bahwa mereka mendengar pertengkaran hebat antara pasangan ini sebelum kebakaran terjadi bahwa suami korban berkata bahwa akan membakar rumah jika keinginannya tidak terpenuhi.

Terpisah Dedi (37) selaku toko masyarakat sekaligus tetangga korban menambahkan Usulan melalui media ini, untuk menanggulangi peristiwa semacam ini dikecamatan khusus Penukal Utara
Telah siaga mobil Damkar alias mobil pemadam kebakaran yang selalu siaga alias standby apabila terjadi kebakaran mengingat lokasi Desa Tempirai lumayan jauh dari pusat kota jadi insiden semacam ini tidak memungkinkan bisa mendapatkan pertolongan secepatnya.

Kemudian lagi harapan kami disetiap Desa masing masing sudah memiliki mesin bisa menyedot air khusus untuk memadamkan api, Sehingga apabila terjadi peristiwa kebakaran masyarakat bisa membantu memadamkan api. Tegasnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *