Peduli Kesejahteraan Warga, Bank Sumsel Babel Kucurkan Subsidi pasar Murah di Babat Supat Muba
Muba, AQJnews.com – Komitmen PT Bank Sumsel Babel sebagai bank pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada sektor finansial, tetapi juga pada aksi nyata yang menyentuh langsung kesejahteraan hidup masyarakat. Melalui program sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dan Perum Bulog, Bank Sumsel Babel sukses menyokong pelaksanaan Operasi Pasar Murah yang digelar di Halaman Kantor Camat Babat Supat, Kamis (5/11/2026).
Langkah konkret ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab sosial dalam mendukung pengendalian inflasi daerah sekaligus menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok. Kehadiran Bank Sumsel Babel menjadi pembeda utama yang meringankan beban dapur warga melalui skema subsidi langsung.
Dalam operasi pasar tersebut, disalurkan sebanyak 1.200 paket sembako pilihan atau setara dengan 6 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta 1.200 kg gula pasir kemasan. Komoditas prima yang dipasok oleh Perum Bulog ini awalnya dibanderol dengan harga Rp78.000 per paket. Namun, berkat kucuran subsidi sebesar Rp10.000 per paket dari Bank Sumsel Babel, masyarakat Kecamatan Babat Supat kini dapat menebus paket sembako esensial tersebut dengan harga yang sangat bersahabat, yaitu Rp68.000 per paket.
Apresiasi tinggi datang dari wilayah setempat. Musmulyadi, S.E., M.M., perwakilan dari Babat Supat di Kabupaten Musi Banyuasin, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakatnya.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bank Sumsel Babel dan Perum Bulog atas sinergi dan kepeduliannya terhadap pemenuhan kebutuhan pokok warga Babat Supat melalui operasi pasar murah ini,” ungkap Musmulyadi penuh syukur.
Direktur Utama PT Bank Sumsel Babel, Muhamad Suryadi, melalui Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu, Irwan Antony S., yang diwakili oleh Wakil Pimpinan Apriyana menyatakan rasa syukurnya melihat kebahagiaan para warga.
“Alhamdulillah kami lihat hari ini antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Kami sangat bersyukur dapat menjadi bagian yang memberikan manfaat langsung lewat subsidi ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak kecamatan dan desa yang mendata dengan baik sehingga penyaluran ini tepat sasaran,” tutur Apriyana.
Kontribusi vital dari bank pembangunan daerah ini juga menuai pujian tinggi dari jajaran birokrasi Muba. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Muba, Hendra Tris Tomy, S.STP., M.Ec.Dev., melalui Sekretaris Disdagperin, Nuarwdi Endang, menegaskan bahwa kontribusi Bank Sumsel Babel dalam menyokong subsidi pangan ini sangat luar biasa.
Ia berharap kerja sama strategis ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan karena dampak positifnya dirasakan secara instan dan luas oleh masyarakat.
Komitmen stabilisasi ini dirasa makin mendesak lantaran tim pemantau ekonomi daerah masih menemukan adanya ketidakstabilan harga komoditas pokok di pasar tradisional.
Pihak Disdagperin Muba menyatakan terus mengawal aktivitas perekonomian dengan melakukan razia pasar secara rutin guna menindak pedagang nakal yang menaikkan harga di luar batas wajar yang dapat merugikan warga.
Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Setda Muba, Akhmad Toyibir, S.S.T.P., M.M., ikut menambahkan bahwa operasi pasar bersubsidi ini memegang peranan krusial dalam peta pengendalian ekonomi makro di tingkat kabupaten, baik untuk menekan laju inflasi maupun menjaga ketahanan pangan masyarakat.
Melalui model kolaborasi sukses bersama Bank Sumsel Babel ini, Pemkab Muba berkomitmen penuh untuk terus memperluas jaringan kerja sama serupa agar program sembako murah dengan skema subsidi dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat Muba secara merata.



