Anggota DPRD Muba dorong Percepatan Blank Spot
AQJ News.com
Sinyal telekomunikasi atau jaringan telekomunikasi memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia, di antaranya,
Komunikasi ,untuk kemajuan dunia pendidikan kesehatan, ekonomi,
Interaksi sosial, keamanan serta bermanfaat lainnya untuk kehidupan masyarakat.
A’an Cipta mandiri,S.I.P.,MH Saat paripurna
Masa Persidangan II Rapat ke-6 dalam rangka penyampaian laporan panitia panitia khusus kepada pimpinan DPRD Kabupaten Musi Banyuasin menyampaikan bahwa mendorong percepatan di bidang telekomunikasi,Senin 17 Maret 2025.
Dalam kesempatan ini Aan menyampaikan bahwa khususnya dinas komunikasi untuk terus melakukan kolaborasi intensif secara politik dan ekonomi pemerintah pusat dan Perusahaan swasta untuk pembenahan wilayah Blankspot di Kabupaten Musi Banyuasin.
Lebih lanjut pemerintah daerah agar segera membangun Base Transceiver Station (BTS) di Desa Ulak Kembang Kecamatan Batang Hari Leko dan Desa Kasmaran Kecamatan Babat Toman, dan talang leban di batang hari leko
Dalam kesempatan ini juga Pansus IV DPRD Kabupaten Musi Banyuasin mendukung penuh percepatan transformasi digital nasional melalui penyelesaian 56 (lima puluh enam) titik lokasi yang belum tercover oleh layanan jaringan telekomunikasi selular 4G (Blankspof ke Pemerintah Pusat.
Ditambahkannya bahwa dinas komunikasi dan informatika kabupaten musi banyuasin kami sarankan untuk membuat kanal siaran media elektronik lokal berbasis siaran digital untuk mengakomodir kebutuhan informasi bagi masyarakat Musi Banyuasin harap nya
Di tempat yang berbeda bahwa Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinas Kominfo) Muba, Herryandi Sinulingga, AP menyampaikan bahwa memang masih ada Blank Spot di kabupaten musi Banyuasin sebanyak 56 blank Spot
Hal ini merupakan tantangan kami untuk menuntaskan nya hal ini merupakan persoalan akan tetapi komitmen kami dari tahun ke tahun konsisten membangun
Wilayah blank spot di Muba ada 105 desa antara tahun 2022 hingga 2024,
Herryandi Sinulingga, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyusun dan mengusulkan daftar 56 desa yang masuk dalam zona blank spot. Usulan tersebut berdasarkan data konkret, termasuk jumlah penduduk dan koordinat masing-masing desa.
Setiap tahun, Dinkominfo mengusulkan data ini ke Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta kepada seluruh provider yang beroperasi di wilayah Musi Banyuasin. Sejak tahun 2022 hingga 2024, Muba telah mendapatkan pembangunan lebih dari 50 tower dari berbagai provider dan Muba Merupakan salah satu terbanyak yang mendapat pembangunan Tower Telekomunikasi dari data Seluruh Provider yang telah membangun di Sumsel.
“Kami terus berkonsultasi dengan Kementerian Komdigi untuk membangun tower telekomunikasi di wilayah Kabupaten Muba,” ungkap Sinulingga.
Dukungan Pansus IV Sinulingga juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Penuh Pansus IV dan berharap dukungan penuh dari anggota Pansus dan Komisi IV DPRD Muba sebagai mitra strategis dalam upaya Percepatan Pembangunan Infrastruktur Digital Oleh Provider yang merupakan kewenangan Komdigi.tutupnya



