Meriah dan Edukatif! SMA Negeri 1 Sungai Keruh Rayakan Perpisahan Siswa dengan Tradisi “Water Party” Damkar

SUNGAI KERUH, AQJNEWS.com – Suasana penuh warna menyelimuti lapangan SMA Negeri 1 Sungai Keruh, Desa Tebing Bulang, Kabupaten Musi Banyuasin, pada Selasa (28/4/2026). Isak tangis haru usai menempuh masa sekolah selama tiga tahun seketika berubah menjadi sorak kegembiraan saat satu unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) memasuki area lapangan sekolah.

Bukan untuk memadamkan api, kehadiran armada Damkar ini merupakan bagian dari cara unik bin kreatif siswa kelas XII dalam merayakan kelulusan. Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sungai Keruh, Sunarno, S.Pd., M.Si., turut hadir mendampingi para siswa, memberikan restu pada momen emosional yang menandai berakhirnya masa studi mereka di jenjang menengah atas.

Inisiatif Mandiri dan Hemat Biaya
Pembina OSIS SMA Negeri 1 Sungai Keruh, Imran, mengungkapkan bahwa kegiatan ini lahir dari inisiatif murni para siswa. Mereka menginginkan momen perpisahan yang berkesan tanpa harus membebani orang tua dengan biaya besar seperti study tour atau wisuda mewah di gedung.

“Anak-anak sendiri yang menginisiasi untuk mengundang Damkar. Ini adalah bagian dari pengambilan dokumentasi Alkena (Album Kenangan Sekolah). Selain sangat seru, cara ini relatif ekonomis sehingga tidak ada siswa yang merasa terbebani secara finansial,” jelas Imran di sela-sela keriuhan acara.

Sinergi dan Edukasi Bersama Damkar
Kegiatan yang sedang tren dengan sebutan Water Party ini juga disambut baik oleh pihak berwenang. Kasat Pol PP Muba, Erdian Syahri, S.Sos., M.Si., melalui Kabid damkar Dendi Suhendar, SE., M.Si., menyatakan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar untuk hiburan.

“Kami hadir sekaligus untuk melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai profesi pemadam kebakaran kepada para siswa. Penggunaan armada Damkar untuk perayaan kelulusan seperti ini memang diperbolehkan sebagai alternatif kegiatan positif.

Baca Juga :  Pj Bupati Apriyadi Lantik Kadis PUPR dan Direktur RSUD Sekayu

Ini jauh lebih aman daripada konvoi di jalan raya atau corat-coret seragam yang tidak bermanfaat,” tegas Dendi Suhendar.
Berlanjut dengan Khidmat: Agenda Yasinan
Meski hari ini dipenuhi dengan kemeriahan air, pihak sekolah tetap mengedepankan nilai spiritual. Imran menambahkan bahwa rangkaian perpisahan ini akan ditutup dengan agenda yang lebih tenang dan penuh doa.

“Keriuhan hari ini adalah bentuk kegembiraan mereka. Namun, sebagai wujud rasa syukur yang mendalam kepada Allah SWT, kami akan menggelar acara Yasinan bersama pada Kamis, 30 April 2026 mendatang,” tambahnya.

Momen perpisahan di SMA Negeri 1 Sungai Keruh tahun ini menjadi bukti nyata bahwa kebahagiaan kelulusan dapat diciptakan melalui kreativitas sederhana. Guyuran air dari selang Damkar tidak hanya membasahi seragam, tetapi juga mengukir kenangan indah yang akan selalu dikenang para siswa sebelum melangkah ke gerbang masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *