Bahu-Membahu di Tengah Kobaran Api: Ketulusan Warga dan Petugas Selamatkan Korban Kebakaran di Babat Toman BABAT TOMAN –
Sebuah ujian berat melanda keluarga Bapak Richy Susanto pada Rabu siang, 17 Juni 2026. Rumah tinggal yang selama ini menjadi tempat berteduh dan merajut mimpi di Jalan Lintas Babat – Linggau, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), hangus dilalap si jago merah. Namun, di balik pekatnya asap hitam yang membubung, terselip kisah kepedulian yang mendalam dari warga sekitar dan para petugas kemanusiaan.
Rasa senasib sepenanggungan langsung menggerakkan warga tak kala api mulai terlihat membesar.
Seorang warga bernama Bambang, dengan sigap dan penuh rasa panik, bergegas menghubungi petugas pemadam kebakaran pada pukul 12.30 WIB untuk meminta pertolongan demi menyelamatkan aset berharga milik tetangganya tersebut.
Respons Cepat Menembus Terik Siang
Mendengar kabar darurat itu, para petugas pemadam kebakaran dari Pos Kecamatan Sekayu dan Pos Kecamatan Babat Toman langsung menghentikan aktivitas siang mereka. Menembus terik matahari yang menyengat, dua armada mobil pemadam melaju cepat dan berhasil tiba di lokasi dalam waktu singkat demi meminimalkan dampak kerusakan.
Operasi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Kabid Damkar Dendi Suhendar, S.E., M.Si., bersama Kasi Ops Nurhadi Jaya, SE, Plt. Kasi Pencegahan M. Ali, S.AP, Koordinator Jonkanedi, serta Danru Satria Gunawan dan Wadanru Edwar Efendi.Gotong Royong Lintas SektorSore itu, garis pembatas profesi seolah melebur menjadi satu kekuatan. Personel Regu Brama 2 Damkar Muba tidak berjuang sendirian.
Dengan penuh kepedulian, jajaran TNI, Polri, Satpol PP, Linmas, pihak kelurahan, petugas PLN kecamatan, hingga tim tanggap darurat dari PT Pertamina Field Ramba Manggun Jaya turun ke lapangan secara sukarela.
Mereka saling mengoper selang, mengamankan jalur evakuasi, dan menenangkan pemilik rumah yang syok.Kondisi api yang berkobar hebat menuntut perjuangan fisik yang luar biasa. Selama hampir tiga jam penuh dedikasi, para petugas dan relawan bertaruh peluh menghadapi hawa panas.
Berkat kerja keras kolektif yang tak kenal lelah, amukan api akhirnya berhasil dijinakkan sepenuhnya pada pukul 15.31 WIB.Duka Materiil, Namun Jiwa TerselamatkanMeski musibah ini menyisakan duka mendalam akibat hangusnya bangunan rumah dengan perkiraan kerugian materiil mencapai ± Rp100 juta, para petugas dan warga bernapas lega karena tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.
Nyawa keluarga Bapak Richy berhasil diselamatkan seutuhnya.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki oleh pihak kepolisian. Kendati rumah tersebut kini menyisakan puing-puing, kehangatan gotong royong dan ketulusan para petugas serta tetangga yang hadir di waktu tersulit menjadi pengingat berharga bahwa keluarga Bapak Richy tidak berjalan sendirian menghadapi masa pemulihan ini.



