Sosok Iskandar Sumintapura: Pengabdian, Integritas, dan Warisan Nilai Kejujuran bagi Keluarga

Sosok Iskandar Sumintapura: Pengabdian, Integritas, dan Warisan Nilai Kejujuran bagi Keluarga
# Pimpinan Golkar
MUSI BANYUASIN – Majalah Golkar

Nama Iskandar Sumintapura memiliki tempat tersendiri dalam sejarah perjalanan organisasi dan legislatif di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Ia dikenal sebagai figur yang mendedikasikan hidupnya untuk pelayanan publik, baik melalui jalur kepolisian, politik, maupun organisasi kemasyarakatan.

Jejak Pengabdian yang Mengakar
Karier Iskandar Sumintapura mulai menanjak saat ia dipercaya memimpin Partai Golkar Kabupaten Musi Banyuasin pada sekitar tahun 1982. Di bawah kepemimpinannya, Golkar Muba mencatatkan dinamika organisasi yang solid.

Komitmennya dalam melayani masyarakat pun membawanya ke kursi legislatif. Iskandar tercatat menjabat sebagai anggota DPRD selama dua periode. Menariknya, perjalanan politiknya mencerminkan transisi yang unik; ia mengawali langkah di DPRD sebagai utusan dari kepolisian, sebelum akhirnya memutuskan terjun sebagai calon dari jalur umum yang mendapatkan kepercayaan luas dari masyarakat.

Dedikasi Luas di Bidang Sosial dan Olahraga
Selain aktif di dunia politik, Iskandar adalah sosok yang aktif di berbagai organisasi penggerak. Di tengah kesibukannya, ia pernah mengemban tanggung jawab sebagai Ketua Pramuka serta Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Muba. Jabatan-jabatan ini ia jalani sebagai wujud pengabdian dalam membina generasi muda dan memajukan dunia olahraga di tanah kelahirannya.

Warisan Utama: Kejujuran
Di balik sosoknya yang tegas sebagai mantan anggota dewan dan pengurus organisasi, Iskandar adalah seorang kepala keluarga yang hangat. Bersama sang istri tercinta, Raden Itche Aisyah, ia dikaruniai delapan orang anak—empat putra dan empat putri—yang dibesarkan dengan nilai-nilai kehidupan yang kuat.

Ir. Etik, putri sulung sekaligus anak pertama Iskandar, mengenang sang ayah sebagai sosok yang memiliki integritas tak tergoyahkan. Baginya, kenangan akan sang ayah tidak terlepas dari prinsip kejujuran yang selalu ditanamkan.

Baca Juga :  Pimpin Upacara di SMA Negeri 1, Pj Bupati Sampaikan Pesan Ini

Bagi kami, kenangan yang paling tidak terlupakan dari ayah adalah sosoknya yang sangat jujur. Pesan yang selalu ia pegang teguh dan ajarkan kepada anak-anaknya saat mulai bekerja adalah kejujuran. Itulah pegangan utama bagi kami semua hingga saat ini,” ungkap Etik dengan penuh haru.

Inspirasi bagi Masa Kini
Sosok Iskandar Sumintapura kini menjadi teladan bagi keluarga dan orang-orang di sekitarnya. Pengabdiannya yang lintas sektor—dari penegak hukum, wakil rakyat, hingga pembina olahraga—membuktikan bahwa integritas adalah pondasi utama dalam memimpin. Kini, nilai-nilai yang ia wariskan, terutama kejujuran, terus hidup dalam setiap langkah anak-anaknya dalam berkarya di masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *