Dihadiri Habib Haris Al Jufri, Masjid Baitul ‘Izzah Kayuara Gelar Peringatan Maulid Nabi 1448 H
SEKAYU – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Baitul ‘Izzah, Kompleks Villa Bukit Sejahtera, Kelurahan Kayuara, berlangsung khidmat dan penuh keberkahan. Acara yang digelar pada malam hari tersebut dihadiri oleh para jemaah dari wilayah Kota Sekayu dan sekitarnya.

Mengusung tema “Menebar Cinta Rasul, Memperkokoh Ukhuwah”, kegiatan ini diharapkan dapat memupuk rasa cinta umat kepada Rasulullah SAW sekaligus mempererat tali silaturahmi antarjemaah.

Dalam sambutannya, Ustaz Nizar, S.Th.I., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang mendukung kelancaran acara, termasuk atas kerja keras panitia dan gotong royong warga Masjid Baitul ‘Izzah.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak sponsor yang ikut memberikan dukungan pada kegiatan malam ini, salah satunya Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Musi Banyuasin,” ujar Ustaz Nizar.


Suasana peringatan Maulid Nabi kian hangat dengan hadirnya Habib Haris Al Jufri yang memberikan tausiyah penyejuk jiwa bagi para jemaah. Kemeriahan dan kekhusyukan malam itu juga diwarnai oleh lantunan selawat dari Tim Hadroh Asyiqur Rosulillah serta penampilan khusus dari Tim Hadroh Masjid Baitul ‘Izzah selaku tuan rumah.
Dalam ceramahnya, Habib Haris Al Jufri mengajak seluruh jemaah untuk memupuk rasa rindu kepada Rasulullah SAW dengan memperbanyak selawat. Beliau memaparkan keagungan perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menegakkan agama Islam, serta mengajak umat untuk meneladani keteladanan para sahabat utama, seperti 10 sahabat yang dijamin masuk surga: Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Thalhah bin Ubaidillah, Zubair bin Awwam, Abdurrahman bin Auf, Sa’ad bin Abi Waqqash, Sa’id bin Zaid, dan Abu Ubaidah bin al-Jarrah.
Lebih lanjut, Habib Haris menekankan pentingnya meneladani empat sifat wajib bagi Rasulullah SAW, yaitu:
Shiddiq (benar dan jujur): Selalu berkata serta bertindak sesuai dengan kebenaran.
Amanah (dapat dipercaya): Selalu menjaga setiap titipan dan tanggung jawab yang diberikan.
Tabligh (menyampaikan): Menyampaikan setiap wahyu dari Allah SWT tanpa dikurangi atau ditambahi.
Fathanah (cerdas): Memiliki kebijaksanaan dan akal pikiran luar biasa dalam membimbing umat.
Di penghujung tausiyahnya, Habib Haris berpesan agar seluruh jemaah senantiasa memakmurkan masjid dan menjaga salat lima waktu. Beliau juga mengingatkan pentingnya mempersiapkan bekal sebelum meninggal dunia melalui tiga amalan yang pahalanya terus mengalir: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak yang saleh.



