Mirip Antrean THR Lebaran, Ribuan Penerima PKM Padati Bank Sumsel Babel Sekayu hingga Pegawai Lembur
SEKAYU – Pemandangan luar biasa terlihat di pusat Kota Sekayu belakangan ini. Kantor Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu di Jalan Merdeka mendadak “dikepung” oleh lautan manusia. Antrean warga yang mengular panjang dan membeludak ini bahkan disebut-sebut mirip dengan suasana antrean pengambilan THR menjelang Lebaran.
Namun, kerumunan massa ini bukan untuk berburu tunjangan hari raya, melainkan antusiasme ribuan warga penerima manfaat Program Keluarga Maju (PKM) dari seluruh penjuru Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang hendak mencairkan bantuan modal usaha senilai Rp5.000.000 per Kepala Keluarga (KK).
Lonjakan jumlah penerima manfaat pada tahun ini memang terbilang sangat drastis. Jika pada periode sebelumnya program unggulan Pemkab Muba ini hanya menyasar 949 KK, kini jumlahnya melesat tajam menjadi 3.790 KK. Lonjakan kuota yang masif ini memaksa aktivitas pelayanan perbankan daerah meningkat berkali-kali lipat.
Guna memastikan hak seluruh masyarakat tersalurkan tanpa kendala, para pegawai Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu harus bekerja ekstra keras hingga rela lembur hingga malam hari demi merampungkan pembuatan rekening tabungan para nasabah baru tersebut..
Security Siaga Ekstra, Petugas Tetap Lempar Senyum
Membeludaknya warga di area perbankan membuat garis depan pertahanan kantor harus diperketat. Petugas keamanan (security) dikerahkan penuh dan wajib bersiaga ekstra guna mengatur barisan antrean agar tetap tertib, aman, dan kondusif.
Meskipun harus menghadapi kepungan ribuan nasabah dan ritme kerja yang super sibuk, para petugas teller dan customer service di dalam ruangan tetap tampil profesional. Mereka tetap melempar senyum ramah sembari mempertahankan kecepatan penuh serta ketelitian yang tinggi dalam memproses penyerahan buku tabungan dan pencairan dana modal kerja tersebut.
Tak kalah sibuk, para tenaga pendamping PKM dari Dinas Sosial Muba juga bersiaga penuh di lokasi. Mereka bergerak aktif menyisir antrean dari ujung ke ujung demi memastikan setiap warga binaan prasejahtera yang mereka kawal benar-benar hadir dan mendapatkan pelayanan tanpa ada yang terlewat.
Strategi Empat Titik Penyaluran demi Pecah Antrean
Guna mengantisipasi penumpukan massa yang lebih parah di kantor pusat Jalan Merdeka, manajemen Bank Sumsel Babel bergerak cepat dengan membagi lokasi pelayanan secara strategis. Khusus untuk wilayah Kecamatan Sekayu yang mencakup 1.168 penerima manfaat, proses pencairan disebar ke empat titik operasional, yaitu:
• Kantor Pusat Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu (Jalan Merdeka)
• Kantor Kas Pemkab Musi Banyuasin
• Kantor Kas RSUD Sekayu
• Kantor Petro
Langkah pemecahan jalur ini terbukti sangat efektif dalam mengurai kepadatan massal sehingga operasional harian perbankan tetap berjalan lancar terkendali
Kawal Keberlanjutan Usaha Lewat Program SULTAN MUDA
Pemimpin Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu, Irawan Antony, S., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya yang mendalam atas besarnya kepercayaan yang ditaruh oleh Pemkab Muba di pundak bank daerah. Ia menegaskan, peran Bank Sumsel Babel tidak berhenti pada tahap pencairan dana stimulan ini saja.
“Kami siap mengawal para wirausahawan baru ini melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta skim kredit produktif lainnya dengan suku bunga yang relatif rendah. Langkah lanjutan ini sangat sejalan dan terintegrasi dengan program SULTAN MUDA yang sedang digalakkan oleh Bapak Gubernur Sumsel, yang tujuan utamanya adalah melahirkan pengusaha baru yang mandiri, tangguh, serta memiliki daya saing tinggi di pasar,” tutur Irawan Antony.
Melalui kerja keras kolektif dan pelayanan tulus yang ditunjukkan oleh manajemen bank, aparat keamanan, serta para pendamping sosial di lapangan, momentum antrean raksasa ini diharapkan menjadi langkah awal yang manis bagi ribuan masyarakat Musi Banyuasin untuk mandiri dan resmi “naik kelas” secara ekonomi.



