Badan Dapur Nasional Muba Targetkan 70 Persen Sarjana Pertanian untuk Kelola Potensi Lokal

SEKAYU, MUBA – Langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan dan menekan angka stunting di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) memasuki babak baru. Hal ini ditandai dengan seremoni penyerahan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Badan Dapur Nasional Kabupaten Muba yang berlangsung khidmat di Sekayu, Sabtu (17/01/2026).

SK tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Badan Dapur Nasional Provinsi Sumatera Selatan, Dr. H. Rahidin H. Anang, Ir.MS., kepada Iwan Aldes yang resmi mengemban amanah sebagai Ketua DPD Badan Dapur Nasional Kabupaten Muba. Acara ini dihadiri oleh Pj Bupati Muba, H. M. Toha Tohet, SH., yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Muba, Sutrisno, SE., M.Si.

Sinergi Menuju “Muba Maju Lebih Cepat”
Dalam sambutannya, Sutrisno menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Muba memberikan dukungan penuh atas hadirnya Badan Dapur Nasional sebagai mitra konkret pemerintah dalam menyelesaikan isu-isu krusial di masyarakat.

“Kesejahteraan rakyat adalah prioritas utama. Kami berharap DPD Badan Dapur Nasional segera berkolaborasi dengan dinas teknis seperti Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Kesehatan.

Fokus kita jelas: menurunkan angka stunting melalui inovasi pangan lokal yang bernilai gizi tinggi,” ujar Sutrisno. Ia juga menekankan pentingnya edukasi hingga ke tingkat desa agar tidak ada lagi masyarakat Muba yang mengalami kerawanan pangan.

Mandat Perjuangan Ekonomi Domestik
Ketua DPD Badan Dapur Nasional Muba, Iwan Aldes, menyatakan bahwa amanah ini merupakan sebuah “Mandat Perjuangan”. Ia berkomitmen untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat melalui optimalisasi potensi lokal, mulai dari sektor pertanian hingga peternakan.
“Badan Dapur Nasional hadir untuk mendukung pemerintah dalam menjaga ketersediaan komoditas pangan.

Kami ingin mengelola potensi lokal agar berdaya guna, sehingga ketahanan pangan bermuara pada kemandirian ekonomi keluarga,” tegas Iwan. Ia juga membuka ruang kolaborasi dengan pihak perbankan guna memperkuat akses permodalan bagi pelaku UMKM pangan binaan.

Baca Juga :  Kapolres Muba Resmikan pintu gerbang lapangan tembak di beri nama "Wicaksana Leghawa"

Pengelolaan 50 Hektar Lahan dan Pemberdayaan Sarjana

Ketua DPW Sumsel, Dr. Ir. H. Rahidin H. Anang, MS., memberikan instruksi khusus agar pengurus segera melakukan akselerasi hingga ke tingkat akar rumput. Ia mengungkapkan rencana besar pengelolaan lahan seluas 50 hektar di Muba untuk tanaman holtikultura, buah-buahan, dan ternak ayam guna mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Untuk memastikan pengelolaan lahan yang profesional, kami sangat membutuhkan kontribusi lulusan sarjana pertanian, dengan target sekitar 70 persen dari total tenaga kerja. Badan Dapur Nasional harus menjadi wadah nyata bagi masyarakat untuk mewujudkan kedaulatan pangan yang sehat dan berkelanjutan,” pesan Rahidin.
Acara ditutup dengan pekik semangat “Muba Maju Lebih Cepat, Rakyat Sejahtera!” yang disuarakan bersama oleh seluruh pengurus, menandai dimulainya masa bakti DPD Badan Dapur Nasional di Bumi Serasan Sekate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *