13 Tahun PALI: “Kompak Bergerak”, Era Asgianto Bawa Lompatan Besar Menuju PALI Progresif
AQJ PALI, SUMSEL – Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menapak usia ke-13 dengan catatan gemilang. Dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD PALI yang digelar khidmat pada Rabu (22/04/2026), momentum hari jadi ini menjadi panggung pembuktian arah baru pembangunan daerah di bawah komando Bupati Asgianto.
Mengusung tema strategis “Kompak Bergerak Berdampak”, peringatan tahun ini bukan sekadar seremoni tahunan.
Ini adalah manifestasi dari visi besar Asgianto dalam melakukan transformasi fundamental demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang merata dan berkualitas.
Apresiasi dari Level Provinsi
Hadir langsung dalam acara tersebut, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, memberikan apresiasi tinggi terhadap akselerasi yang ditunjukkan PALI. Turut hadir jajaran kepala daerah se-Sumsel dan Forkopimda, yang mempertegas posisi PALI sebagai daerah otonom baru yang kompetitif dan diperhitungkan di tingkat provinsi.
Data Bicara: 13 Program Unggulan dan Capaian Konkret
Dalam pidato politiknya, Bupati Asgianto menegaskan bahwa masa kepemimpinannya adalah tentang pengabdian tanpa batas. Fokus pada 13 program unggulan yang menyentuh sektor kesehatan, pendidikan, hingga ekonomi kerakyatan, kini mulai membuahkan hasil signifikan secara statistik:
Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Melesat ke angka 70,55.
Kemiskinan: Berhasil ditekan hingga ke level 9,27%.
Pengangguran: Turun drastis menjadi 3,69%.
Pertumbuhan Ekonomi: Stabil di angka 5,02%.
Proteksi Sosial: PALI kini memegang peringkat pertama di Sumsel dalam cakupan BPJS Ketenagakerjaan, khususnya bagi buruh harian lepas.
“Ini bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk memperkuat pengabdian. Kita membangun fondasi yang kuat agar PALI tidak hanya tumbuh, tapi melompat lebih jauh untuk melayani masyarakat,” tegas Asgianto di hadapan anggota dewan dan tamu undangan.
Sinergi Eksekutif dan Legislatif
Ketua DPRD PALI, Ubaidillah, turut mempertegas bahwa kunci keberhasilan daerah sejauh ini adalah harmonisasi yang kuat antara legislatif dan eksekutif. Sinergi ini dianggap sebagai “mesin utama” yang mempercepat realisasi program-program pembangunan desa yang selama ini menjadi prioritas masyarakat.
Menuju Indonesia Emas 2045
Peringatan ke-13 ini menjadi sinyal kuat bahwa Kabupaten PALI di bawah era Asgianto tengah bertransformasi menjadi daerah yang adaptif dan inovatif. Dengan fondasi ekonomi yang kian sehat dan perlindungan sosial yang merata, PALI optimistis menjadi pilar penting dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
Perjalanan 13 tahun telah melampaui fase adaptasi; kini PALI berada di jalur cepat menuju kemajuan yang berdampak langsung bagi setiap warganya.(Adv)



