Sebanyak 234 Personil untuk operasi Ketupat Musi 2022

AQJ news.com

Polres Musi Banyuasin menurunkan 234 Personil untuk pengamanan Operasi Ketupat Musi 2022,Personil tersebut terdiri atas 122 personel Polri, 20 personel TNI, serta 92 personel yang berasal dari instansi terkait antara lain Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Pemadam Kebakaran, Linmas, Senkom dan instansi lainnya. Kekuatan personel tersebut akan ditempatkan pada 4 Pos Pengamanan dan 1 Pos Pelayanan demikian di sampaikan Kapolres muba AKBP. Alamsyah Pelupessy, SH,SIk, Usia Gelar Apel Gelar Pasukan Ops “Ketupat Musi 2022″Kamis(22/04/2022)

Kapolres mengatakan bahwa Perayaan hari raya Idul Fitri sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Indonesia untuk melaksanakan kegiatan ibadah, berkumpul, dan bersilaturahmi dengan keluarga serta sahabat.

Pemerintah telah menetapkan libur nasional hari raya Idul Fitri 1443/tahun 2022 pada tanggal 2 dan 3 Mei 2022 dan juga menetapkan cuti bersama Idul Fitri pada tanggal 29 April dan tanggal 4 sampai dengan 6 Mei 2022. Berbeda dengan Idul fitri tahun lalu, pada tahun ini pemerintah memberikan kelonggaran -kelonggaran kepada masyarakat untuk dapat merayakannya dengan berkumpul bersama keluarga, kegiatan mudik tidak dilarang dan tidak dilakukan penyekatan-penyekatan di jalur-jalur lintasan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Kebijakan pemerintah untuk tidak melarang masyarakat melakukan perjalanan mudik telah ditanggapi dengan eforia, hal ini terbukti berdasarkan hasil survey Badan Litbang Kemenhub RI, diprediksi sekitar 85,5 juta masyarakat akan melaksanakan mobilitas/perjalanan selama lebaran.

Pergerakan masyarakat ini terutama terkonsentrasi di wilayah Pulau Jawa dan Bali. Moda transportasi lebaran didominasi oleh jalur Darat dengan menggunakan (kendaraan pribadi 47% kendaraan umum 31%), jalur Udara 10%kereta api 10%
jalur laut 2%, dan lainnya 0,11%

Untuk situasi jalan raya di kabupaten Musi Banyuasin ada beberapa titik kerusakan dan jalan longsor, kami telah berkodinasi balai besar untuk perbaikan jalan,serta di kabupaten Musi Banyuasin sendiri bersama dinas terkait menyampaikan mobil derek dan alat berat untuk tanggap darurat,tuturnya

Baca Juga :  Pemkab Muba Akan Jalin Kerjasama Tripartit untuk Pengembangan SDM Migas

Walaupun situasi pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini sudah terkendali dimana tingkat penularan berada di bawah angka 1, dengan positivity rate dan BOR rumah sakit berada dibawah standar WHO, namun perlu tetap saya tegaskan bahwa pandemi belum sepenuhnya selesai, kita semua harus selalu waspada Pandemi Covid-19.

Kepolres juga menghimbau Kepada masyarakat yang akan pergi mudik lebaran Agar menitipkan rumah kepada keluarga atau dengan tetangga agar tidak terjadinya pembobolan rumah kosong, walaupun kami tetap mengerahkan Personil binmas kita mesti waspadai, tutup nya

Sementara itu Pemimpin Apel Letnan Kolonel Arh Faris Kurniawan SST MT menyampaikan intuksi kapori bahwa

Polri dengan dukungan dari TNI, Pemerintah Daerah, dan pemangku kepentingan lainnya menyelenggarakan Operasi “Ketupat-2022” yang dilaksanakan selama 12 hari mulai tanggal 28 April 2022 s.d. 9 Mei2022. Fokus pengamanan adalah 548 Obyek di Kab. Musi Banyuasin baik masjid, tempat wisata, pusat perbelanjaan, terminal.

pada dua minggu sebelum pelaksanaan operasi yaitu pada tanggal 14 s.d. 27April 2022, Polri juga telah melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka cipta kondisi jelang operasi Ketupat dengan sasaran distribusi sembako,penyakit masyarakat, miras, judi, prostitusi, narkoba, petasan dan lain-lain serta tetap menggelar Operasi “Aman Nusa Il-Penanganan Covid-19” khusus di wilayah polda Se-Jawa dan Bali. KRYD akan dilanjutkan kembali pasca operasi Ketupat-2022 yaitu pada tanggal 10 s.d. 17 Mei 2022 untuk mengantisipasi arus balik yang mungkin masih terjadi serta penanganan Covid-19.

menjaga agar penyebaran Covid-19 tidak mengalami peningkatan. Strategi penguatan untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 menjelang, pada saat dan sesudah Idul Fitri 1443 H/tahun 2022 harus dapat dilaksanakan dengan baik dengan melakukan langkah

» Melakukan himbauan dan mengawasi kedisiplinan masyarakat agar taat terhadap protokol kesehatan 3M,

» Mendorong pengelola tempat wisata untuk memastikan aplikasi Peduli Lindungi terpasang dan harus benar-benar digunakan. jika terdapat pengunjung yang belum divaksin langsung diarahkan ke geraigerai vaksin terdekat. Jika terdapat pengunjung yang masuk kategori hitam, siapkan ruang isolasi sementara sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut:

Baca Juga :  Polres Musi Banyuasin Berhasil Tangkap Penjambretan Area Gambut Lumpur

» Melaksanakan penjagaan dan pengamanan terhadap pelaksanaan ibadah Idul Fitri di masjidmasjid maupun di lapangan:

» Mengawasi terpenuhinya persyaratan perjalanan mudik pada berbagai moda transportasi agar

masyarakat pengguna moda transportasi terlindung dari bahaya penularan Covid-19:

» Melakukantesting, tracing, dan treatment terhadap kasus yang terkonfirmasi Covid-19bersama Satgas Covid-19, TNI dan Pemerintah daerah untuk makukan isolasi mandiri, isolasi terpusat, atau

perawatan di rumah sakit rujukan sesuai dengan standar yang ada,

» Melaksanakan random check swab antigen kepada para pelaku perjalanan dan siapkan pelayanan vaksinasi serta isolasi sementara di Posyan,

» Melakukan percepatan program vaksinasi terutama pada Kab/Kota yang belum mencapai target:

» Melakukan manajemen rekayasa lalu lintas, mulai dari contraflow,buka tutup gate tol,one way, ganjilgenap pada ruas jalan tertentu saat arus mudik/balik maupun jalan-jalan menuju tempat wisata dan sosialisasi melalui media secara massif

sehingga masyarakat dapat mengatur rencana perjalanannya.

Jika langkah-langkah tersebut dapat dilakukan dengan baik, saya yakin arus mudik maupun balik dapat

berjalan lancar dan laju penyebaran Covid-19 dapatterkendali. Oleh karena itu, sinergisitas antar pemangku kepentingan harus solid.

Berdasarkan mapping kerawanan yang telah dilakukan, terdapat beberapa prediksi gangguan kamtibmas yang harus kita antisipasi antara lain, ancaman terorisme, premanisme, aksi sweeping oleh ormas, kenaikan harga dan kelangkaan bahan pokok, antrean dan kelangkaan BBM, kejahatan konvensional (3C), penyakit masyarakat, konflik buruh terkait THR, balap liar, penyalahgunaan narkoba, petasan, perkelaian antar kelompok/antar kampung, aksi perusakan fasilitas umum, kerumunan masyarakat yang berpotensi menyebabkan penularan Covid-19, maupun ancaman bencana alam seperti banjir dan tanah longsor sebagai dampak dari musim penghujan.

Oleh karena itu, Operasi “Ketupat-2022”harus dilaksanakan secara optimal. Perjalan mudik maupunbalik berjalan lancar, aman dan sehat. Kejahatan dan gangguan kamtibmas sekecil apapun

Baca Juga :  Kapolres Muba AKBP Alamsyah Palupessyi SH.,SIk.,MSi Musnahkan Barang Bukti100 kilo Ganja Markas Kepolisian Resor.

harus kita cegah dan antisipasi. Ketika operasi ini berhasil, masyarakat dapat melaksanakan aktivitas ibadah IdulFitri 1443 H/tahun 2022 dengan aman dan sehat, baik dari gangguan kamtibmas maupun dari bahaya Covid-19. Untuk itu, laksanakan operasi ini

dengan penuh rasa tanggung jawab dengan dukungan penuh masyarakat.

Dalam kesempatan yang penuh dengan semangat dan rasa kebersamaan ini, beberapa penekanan saya untuk dipedomani guna mendukung keberhasilan pelaksanaan Operasi “Ketupat-2022”, yaitu sebagai berikut:

Pertama, jaga stamina dan kesehatan mental beserta fisik selama perjalanan Operasi, niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan YME:

Kedua, lakukan deteksi dini terhadap dinamika dan fenomena yang berkembang sehingga dapat melakukan langkah-langkah pencegahan yang prediktif.

Ketiga laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dimanapun dan kapanpun. Rekanrekan adalah wujud representasi negara di tengahtengah masyarakat.

Keempat, Gelar kekuatan Polri pada Pos-Pos Pengamanan dan Pelayanan serta di Titik-titik rawan kriminalitas, titik-titik kemacetan dan kecelakaan lalulintas, sehingga mampu bertindak cepat dan tepat dalam melakukan tindakan Kepolisian guna menjamin masyarakat aman dan sehat.

Kelima, lakukan koordinasi dan kerjasama dengan satgas Covid-19 untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi terjadinya lonjakan mobilitas masyarakat saat libur Idul Fitri 1443 H/2022 dengan melakukan test antigen secara acak terhadap warga masyarakat di tempat keramaian seperti rest area, tempat wisata, dil untuk memonitor kemungkinan terjadinya penyebaran Covid-19 di area-area tersebut.

Keenam dorong para pengelola tempat wisata, pusat perbelanjaan, dan tempat lainnya yang dapat menimbulkan kerumunan untuk memasang dan
menerapkan aplikasi Peduli Lindungi.
Ketujuh, satgas pangan agar betul-betul memainkan peran untuk membantu pemerintah dalam menjamin ketersediaan bahan-bahan pokok dan

pengendalian harga. Kedelapan, mantapkan kerja sama, sinergi, dan soliditas para pihak yang terlibat. Satukan visi dan tujuan demi keberhasilan pelaksanaan operasi.paparnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *