KSOP Palembang Angkat Bicara Penutupan Alur Sesuai dengan Surat Gubernur
AQJ News.com Akibat menerima janji akhir 2025 Rampung, ternyata hingga 2026 belum juga selesai, Ratusan warga Kecamatan Lalan menggelar aksi damai dengan memblokir alur sungai di bawah Jembatan Lalan, Jumat (2/1/2026).
Aksi ini merupakan bentuk protes keras warga karena perbaikan jembatan yang ambruk akibat ditabrak tongkang tak kunjung usai, melampaui janji target penyelesaian pada 31 Desember 2025.
Pantauan di lapangan, warga sudah kumpul jam 9 Pagi, di sekitar jembatan Lalan, Warga menuntut kejelasan konkret dari pihak pemerintah dan perusahaan penabrak mengenai kapan jembatan penghubung utama ini bisa kembali digunakan.
Ketua Peduli Jembatan Lalan, I Gusti, yang memimpin aksi ini menegaskan bahwa kesabaran warga sudah habis.
“Janji awalnya 31 Desember 2025 sudah rampung, tapi faktanya sampai hari ini (2 Januari 2026) pekerjaan belum selesai dan tidak ada kejelasan progres.
Kami merasa dikhianati oleh janji-janji manis tersebut,” ujarnya di sela-sela aksi.
Ini aksi damai, jika hal ini tidak ada keputusan, kami akan mengelar aksi yang lebih besar, kami berharap suara yang kami sampaikan dapat segera di respon.. sebagai catatan terkait penutupan, akan kami jaga (buat pos) sehingga tidak ada diskomunikasi.
Untuk alur sesuai instruksi akan kami tutup sementara, sampai keputusan terkait jembatan di kabulkan.
Senada di sampaikan Astawilah , menyatakan bahwa mandeknya pembangunan ini sangat memukul ekonomi warga Lalan.
“Jembatan ini urat nadi. Kalau terus dibiarkan tanpa kepastian, warga Lalan akan terus terisolasi secara ekonomi,” tegasnya.
Ia mendesak pemerintah daerah untuk bersikap tegas kepada pihak kontraktor dan perusahaan penabrak. “Jangan biarkan rakyat menunggu dalam ketidakpastian.
Jika 31 Desember 2025 adalah batas waktu yang disepakati, seharusnya sekarang sudah ada sanksi atau langkah percepatan yang nyata,”
Woto warga Lalan, terima kasih polri, TNI camat, anggota dewan Thomas yang hadir di aksi kami, semoga langka yang kami ambil penutupan alur sungai sesuai instruksi Yang kami terima, dapat memicu Percepatan pengerjaan jembatan Lalan ujarnya
Camat Lalan, Jamian, tampak hadir di tengah massa untuk meredam situasi agar tetap kondusif. Ia menyatakan akan segera membawa aspirasi warga ini ke tingkat kabupaten untuk mendapatkan solusi cepat.
“Kami memahami kekecewaan warga. Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait agar ada jadwal pasti kapan pembangunan ini benar-benar rampung,” tuturnya.
Aksi penutupan alur sungai ini direncanakan akan terus berlanjut hingga pihak berwenang memberikan jaminan hitam di atas putih mengenai tanggal pasti penyelesaian Jembatan Lalan.
Sementara KSOP Palembang Idham Face, S.T., M.M., M.Tr.Opsla.menyikapi penutupan alur sungai bawah jembatan Lalan. Merupakan surat Gubernur Sumatera Selatan H.Hermanderu Tinggal menunggu Instruksi Selanjutnya



