Wujud Tanggung Jawab, Perbaikan Tiang Pancang Jembatan P.6 Lalan Rampung dan Disetujui 100 Persen
MUBA – Komitmen nyata ditunjukkan oleh pihak pengelola armada PT Pelnas Pasifik Samudera Shipping dan Assist PT Rati Usaha Bersama atas insiden tersenggolnya satu tiang pancang Jembatan P.6 Lalan.

Setelah melalui proses pengerjaan intensif selama dua hari pada 11–12 Maret 2026, perbaikan infrastruktur strategis tersebut dinyatakan rampung 100 persen dan telah mendapatkan persetujuan resmi melalui penandatanganan berkas serah terima pada Kamis (12/3/2026).

Kepastian ini disampaikan oleh Iwan Aldes, Humas PT Tusgoro Danapati Basunjaya, yang mewakili Direktur Benedik Diego Nugraha. Ia menegaskan bahwa seluruh kerusakan akibat insiden tidak sengaja tersebut telah ditangani sesuai dengan standar teknis yang ketat.

“Alhamdulillah, pekerjaan perbaikan satu tiang pancang telah selesai 100 persen. Seluruh pihak yang terlibat telah menandatangani berita acara persetujuan hasil pengerjaan.
Ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan keberlanjutan pembangunan jembatan tetap berjalan sesuai rencana,” ujar Iwan Aldes dalam keterangan persnya.
Proses pemulihan ini merupakan hasil sinergi yang solid antara pelaksana lapangan, pengelola armada, dan pemilik pekerjaan utama. Teknis perbaikan dikerjakan oleh PT Tusgoro Danapati Basunjaya di bawah pengawasan ketat dari pemilik pekerjaan utama, yakni PT Ciawenindo Mitra Perkasa dan PT Pakuhaji Mitra Perkasa.
Penyelesaian ini telah disetujui sepenuhnya secara administratif oleh para pimpinan terkait. Adapun berkas serah terima pekerjaan tersebut ditandatangani langsung oleh:
Rahmdi (Direktur PT Rati Usaha Bersama)
Endrico (Kuasa Direktur PT Pelnas Pasifik Samudera Shipping)
Dapit Haryadi (Site Manager PT Tusgoro Danapati Basunjaya)
Dendi Fahrurodji (Supervisor mewakili PT Ciawenindo Mitra Perkasa dan PT Pakuhaji Mitra Perkasa)
Fokus pengerjaan selama dua hari tersebut mencakup penentuan titik koordinat yang presisi, mobilisasi material, pengerjaan hingga pengawasan ketat terhadap standar keselamatan kerja di lokasi proyek.
Iwan Aldes pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh mitra atas koordinasi yang berjalan sangat baik.
“Kami berterima kasih kepada PT Ciawenindo Mitra Perkasa, PT Pakuhaji Mitra Perkasa, serta pihak pelayaran. Dukungan kolektif ini sangat berarti guna memastikan struktur Jembatan P.6 Lalan kembali kokoh,” tambahnya.
Dengan tuntasnya perbaikan ini, tahapan pembangunan Jembatan P.6 Lalan dipastikan dapat berlanjut tanpa hambatan. Hal ini menjadi kabar baik bagi mobilitas masyarakat di wilayah Lalan dan sekitarnya yang sangat menggantungkan konektivitas pada infrastruktur jembatan tersebut.



