Senyum Lega Warga Plakat Tinggi: Saat Sembako Murah Hadir Membawa Angin Segar

PLAKAT TINGGI – Pagi itu, halaman Kantor Camat Plakat Tinggi tampak lebih ramai dari biasanya. Deretan kantong beras dan tabung gas melon tertata rapi, disambut antusias warga yang sudah hadir sejak pagi. Di tengah riuk-pikuk harga kebutuhan pokok yang fluktuatif, kehadiran Operasi Pasar Murah (OPM) pada Kamis (6/8/2026) menjadi oase yang membawa napas lega bagi dapur rumah tangga setempat.

Program ini diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sebagai langkah nyata merawat daya beli warga dan menjaga stabilitas harga pangan.

Memangkas Beban, Menghadirkan Kepedulian
Mewakili Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha Tobat, S.H., Plt Asisten II Setda Muba, M. Toyibir, S.S.T.P., M.M., membuka langsung kegiatan ini. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pasar murah bukan sekadar agenda rutin rutin pemerintah, melainkan bentuk hadirnya negara di tengah perjuangan ekonomi warga.

“Operasi Pasar Murah ini kami hadirkan agar ibu-ibu dan bapak-bapak bisa tersenyum tenang saat pulang ke rumah. Kami ingin memastikan kebutuhan mendasar—seperti beras dan minyak—tetap terjangkau, dan stoknya aman di pasaran,” ungkap Toyibir hangat.

Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang berkolaborasi demi merajut kepedulian ini. Toyibir berharap, senyum lega warga Plakat Tinggi hari ini bisa dirasakan pula oleh masyarakat di kecamatan-kecamatan lain di bumi Serasan Sekate.

Kolaborasi Gotong Royong untuk Rakyat
Keberhasilan menghadirkan harga yang ramah di kantong masyarakat ini tak lepas dari semangat gotong royong lintas sektor. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Muba menggandeng Perum Bulog Kanwil Sumsel Babel, Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu, hingga Pertamina Patra Niaga Sumbagsel melalui PT Kelantan Sakti Utama.

Kepala Disdagperin Muba, Hendra Tris Tomy, S.S.T.P., M.Ec.Dev., merincikan paket pangan yang disiapkan untuk warga.

Baca Juga :  Dedikasikan Gerakan TP PKK untuk Pemberdayaan Keluarga di Muba

Paket Sembako: Beras SPHP kemasan 5 kg dan gula pasir kemasan 1 kg.

Harga Awal Bulog: Rp78.000 per paket.

Harga Setelah Subsidi Bank Sumsel Babel: Warga hanya perlu membayar Rp68.000 (mendapat subsidi potongan Rp10.000).

Gas LPG 3 Kg: Dijual seharga Rp22.000 per tabung.

Dukungan subsidi dari Bank Sumsel Babel—yang diwakili oleh Rahman Safri (Penyelia Unit Umum & Akuntansi)—menjadi bukti nyata sinergi perbankan daerah dalam merangkul kebutuhan pokok warga secara langsung.

Asa Berkelanjutan untuk Dapur Warga
Bagi masyarakat Plakat Tinggi, selisih harga belasan ribu rupiah sangat berarti untuk mengalokasikan anggaran rumah tangga ke kebutuhan anak sekolah maupun kesehatan. Operasi pasar ini tak hanya meredam laju inflasi daerah, tetapi juga menjadi bukti bahwa kolaborasi yang dilandasi kepedulian mampu memberikan dampak yang nyata dan langsung dirasakan oleh rakyat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *