Perkuat Kaderisasi Pemuda, DPD Golkar Muba Gelar Pembekalan AMPG dan Edukasi Pilkada

MUBA — DPD Partai Golkar Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menyelenggarakan kegiatan pembekalan dan kaderisasi bagi Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG). Acara yang digagas di bawah kepemimpinan Ketua DPD Golkar Kabupaten Musi Banyuasin, Rusli Mahdi, S.H., ini menghadirkan Atang Mulyadi, S.H., M.H., kader muda Partai Golkar Muba yang juga aktif sebagai Dosen Institut Rahmania Sekayu, sebagai narasumber utama.Selasa 11 Agustus 2026

Hadirnya Atang Mulyadi—yang memadukan latar belakang praktisi hukum, akademisi kampus local Institut Rahmania Sekayu, dan politisi Partai Golkar—memberikan bobot edukasi politik serta wawasan kebangsaan yang komprehensif bagi para peserta pembekalan.

Dalam pemaparannya, Atang Mulyadi menegaskan bahwa AMPG merupakan wadah krusial untuk pembinaan, kaderisasi, serta pengembangan potensi generasi muda agar memiliki jiwa kepemimpinan, nasionalisme, dan dedikasi penuh dalam pengabdian kepada masyarakat.

Peran Strategis dan Tugas AMPG
Atang Mulyadi memaparkan lima peran strategis yang diemban oleh AMPG, di antaranya:

Wadah Kaderisasi: Menjadi garda utama melahirkan calon-calon pemimpin muda di tubuh Partai Golkar.

Penanaman Ideologi: Menanamkan nilai-nilai loyalitas dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Partisipasi Demokrasi: Mendorong keterlibatan aktif pemuda dalam pembangunan nasional dan dinamika demokrasi.

Jembatan Aspirasi: Menghubungkan aspirasi generasi muda dengan arah kebijakan Partai Golkar.

Peningkatan Kualitas: Melahirkan kader yang memiliki integritas, kapasitas, dan elektabilitas tinggi.

Guna menjalankan peran tersebut, kader AMPG diamanatkan untuk aktif melaksanakan pendidikan politik, melakukan perekrutan kader muda, menggerakkan kegiatan sosial-kewirausahaan, serta menjadi pilar terdepan dalam menyosialisasikan program partai secara santun dan demokratis.

Menjawab Tantangan di Era Digital
Di era informasi yang dinamis, akademisi sekaligus kader Golkar ini juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda, khususnya dalam membendung arus disinformasi.

Baca Juga :  Pj Bupati Sandi Dampingi Kapolda Sumsel Pantau Langsung Lokasi Illegal Driling

“Kader AMPG harus meningkatkan literasi digital untuk melawan hoaks dan memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi politik. Ini adalah kunci utama untuk menarik minat Gen-Z dan Milenial menuju politik yang beretika,” ungkap Atang.

Ia menambahkan bahwa kader AMPG wajib memegang teguh karakter berintegritas, jujur, disiplin, inovatif, adaptif, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Atang menutup pemaparannya dengan pesan motivasi bagi para pemuda:

“AMPG bukan sekadar organisasi kepemudaan, melainkan sekolah kepemimpinan. Pemuda bukan hanya pewaris masa depan, tetapi juga penentunya.”

Sinergi Bersama Kesbangpol dan KPU Muba
Untuk melengkapi pemahaman kebangsaan dan demokrasi para peserta, DPD Golkar Musi Banyuasin turut menghadirkan narasumber dari pihak eksternal, yaitu perwakilan Kesbangpol Musi Banyuasin dan Ketua KPU Kabupaten Musi Banyuasin, Sigit Nugroho, S.H.

Dalam materinya, Sigit Nugroho mengedukasi peserta mengenai pentingnya partisipasi aktif dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) demi kelangsungan pembangunan dan kemajuan bangsa. Sinergi antara akademisi, partai politik, penyelenggara pemilu, dan pemerintah daerah ini diharapkan dapat melahirkan pemilih pemula serta kader muda yang cerdas, kritis, dan mampu menjaga kondusivitas demokrasi di Kabupaten Musi Banyuasin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *